mungkin aku memang salah,
aku egois,
selalu memikirkan keinginan dan kebutuhanku,
ya, selama ini aku menganggap kalian ada hanya untuk aku
untuk memenuhi semua kebutuhanku
sampai disini, aku mengakui. aku salah
tetapi sekarang?
aku tidak menolak jika harus mengalah
aku diam saat kalian mulai mengurusi urusanku (hal yang paling ku benci)
berusaha menuruti setiap hal yang kalian inginkan
melakukan semua yang kalian perintahkan sekalipun itu bukan kewajibanku
satu hal, ini aku lakukan bukan untuk apa dan siapa,
ini aku lakukan untuk tetap menjaga hubungan kita,
aku melakukan ini untuk kita, ya Kita. layaknya saudara kandung pada umumnya
kalian memintaku untuk memliki lebih banyak waktu dirumah?
menyuruhku untuk lebih mendahulukan kalian daripada kewajibanku?
atau kalian ingin aku dirumah, dari ku buka mata hingga menutupnya kembali?
tidak sadarkah, kutinggalkan kewajibanku *disana agar lebih banyak waktuku dirumah
aku dengarkan setiap hal yang kalian ucapkan,
aku lakukan setiap hal yang kalian perintahkan,
aku beri setiap hal yang kalian inginkan
sadarkah kalian?
sebagai seorang anak,
sebagai seorang adik
sebagai seseorang yang memiliki posisi dalam keluarga,
aku sadar akan kewajibanku!
tetapi apa kalian tahu setiap kulaksanakan kewajibanku?
weh! selalu adakah kalian disini?? ya disini, dirunah kita ini.
maaf, aku juga memiliki kewajiban *disana
kalian pun tahu bahkan mungkin mengerti bahwa aku adalah seorang pelajar,
ya, seorang pelajar yang juga memiliki kewajiban
maaf, aku tidak pernah mencampuri urusan kalian
aku tidak pernah melarang kalian mau apa dan bagaimana
aku pun tidak pernah memohon pada kalian untuk memberi sedikit waktu untukku
TIDAK PERNAH!!
jadi aku mohon biarkan aku dan kewajibanku
biarkan aku hidup dengan hidupku
izinkan aku bertanggungjawab dengan pilihanku, Saudaraku!!
ingatlah, karang pun hancur diterjang ombak!
Sabtu, 23 Agustus 2014
Minggu, 17 Agustus 2014
Dimana Kalian, Sahabat ku??
Sampai kemarin kadang aku masih bertanya - tanya,
apa itu persahabatan sejati?
Bukan karena aku tak tahu artinya, tapi karena aku menyangsikan keberadaannya.
Sering aku bertanya - tanya, di mana kalian sahabat - sahabatku saat aku membutuhkan kalian?
Sering juga yang aku temui justru orang lain, dan bukan keberadaan kalian di saat aku berharap kalian ada.
Sering aku begitu merindukan waktu di mana kita bisa bersama - sama seperti dulu.
Saat kita bisa berbicara dari hati ke hati, saat kita membela dan menguatkan setiap orang dari kita yang sedang dihadapi pada masalah, saat segalanya terasa begitu mudah selama kita bersama. Sungguh, aku merindukan saat – saat itu.
Tapi aku juga mengerti apabila suatu hari nanti, semua itu hanya akan menjadi kenangan kita. Aku pun mengerti apabila nantinya kita berkumpul hanya karena kenangan masa lalu,
Namun jauh di dalam lubuk hatiku, aku berharap kita berkumpul bukan hanya sekedar untuk mengenang. Aku berharap, 'kita' bukan sekedar kenangan.
Langganan:
Postingan (Atom)